Header AD Image

RSUD Praya Akan Membuka Unit Khusus Penyakit Jantung dan Stroke

Bagikan Artikel
Read Time:2 Minute, 3 Second

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya, Lombok Tengah, akan membuka pelayanan unit jantung dan stroke dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat di daerah setempat.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat di Lombok Tengah. Selain itu, penderita penyakit jantung dan stroke di Bumi Tatas Tuhu Trasna ini tergolong sangat tinggi.

“Ini untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” kata Direktur RSUD Praya dr Mamang Bagiansah, Jumat (22/3/2024) di Praya.

Ia mengatakan, untuk mewujudkan unit pelayanan jantung dan stroke itu beberapa syarat yang harus disiapkan yakni fasilitas dan sarana prasarana kesehatan serta tenaga kesehatan yang terlatih.

“Rumah sakit akan mengirimkan tenaga kesehatan ke RSJ Harapan Kita Jakarta untuk dilatih,” uajarnya.

Menurut dia, pelatihan tim medis ini dilakukan untuk memenuhi syarat pembentukan unit stroke dan jantung, sehingga ke depan masyarakat tidak lagi ke luar Lombok Tengah untuk mendapatkan perawatan jantung dan stroke.

“Penderita penyakit ini cukup banyak, jadi nanti jika sudah berdiri unit ini maka masyarakat bisa dirawat atau juga cek kesehatan jantung di RSUD Praya,” sebutnya.

Di dalam unit itu, kata Mamang, nanti sumber daya tenaga kesehatan harus tersedia seperti perawat terlatih jantung dan dokter spesialis jantung terlatih.

“Minimal spesialis jantung satu orang dan perawat enam orang,” katanya.

Pelatihan tenaga kesehatan dilakukan selama tiga bulan yang terdiri atas ASN dan non-ASN. Unit ini ditargetkan akan mulai beroperasi pada awal tahun 2025 mendatang.

“Targetnya pada awal 2025 sudah mulai beroperasi, alat dan gedung tahun ini dibangun” ujarnya.

Ia mengatakan tenaga kesehatan yang dilatih tidak sembarang melainkan yang sesuai dengan disiplin ilmu atau minimal pernah mengikuti pelatihan dasar, sehingga tidak banyak yang memenuhi syarat untuk mengikuti pelatihan itu.

“Tenaga kesehatan yang ikut pelatihan itu berdasarkan rekomendasi dokter spesialis jantung dan nanti juga dilihat dari kinerja dan prestasinya selama bekerja di rumah sakit,” imbuhnya.

Untuk biaya pelatihan dan biaya hidup tenaga kesehatan selama di Jakarta, kata dia, dibebankan kepada anggaran RSUD Praya.

“Rencananya pelatihan akan dilakukan mulai bulan Mei,” katanya.

Dia menambahkan, selain upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit, salah satu persyaratan utama untuk meningkatkan status atau tipe rumah sakit adalah dengan ketersediaan unit ini.

“Unit jantung dan syaraf serta kanker dan empat sub spesialis wajib ada dalam rumah sakit,” bebernya.

Oleh karena itu, pihak rumah sakit terus berupaya melengkapi unit-unit pelayanan kesehatan di RSUD Praya, sehingga bisa menjadi rumah sakit kebanggaan masyarakat Lombok Tengah.

“Untuk itu, dibutuhkan dukungan dari semua pihak dalam mewujudkan semua itu, tanpa dukungan masyarakat dan stakeholder maka akan sulit bisa terwujud,” pungkasnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Pathul-Nursiah Diharapkan Tetap Pimpin Lombok Tengah Dua Periode
Next post Lalu Muhamad Iqbal Ketua ADI Pertama, Wadahi Diplomat di 132 Negara dan 5 Benua
https://permatajingga.com/ Slot Thailand Situs Slot