Header AD Image

MA Kabulkan Kasasi Jaksa Soal Kasus Mantan Kades Mekarsari Lombok Tengah

Bagikan Artikel
Read Time:1 Minute, 36 Second

Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan kasasi Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah, atas kasus perusakan alat berat jenis excavator milik Tampah Hills, yang dilakukan oleh Azhar, mantan Kepala Desa Mekarsari Kecamatan Praya Barat, pada Sabtu (5/2/2022) lalu.

Dalam putusan dengan nomor: 1208/K/Pid 2023 tanggal 5 Oktober 2023 tersebut, MA mengabulkan permohonan kasasi dari JPU Kejari Lombok Tengah. Selain itu, MA juga membatalkan Putusan Pengadilan Negeri Praya Nomor 12/Prd.B/2023/PN Pya tanggal 6 Juni 2023.

“Menyatakan terdakwa Azhar telah terbukti secara sah melakukan tindak pidana dengan sengaja dan melawan hukum yang turut serta melakukan menghancurkan, merusakkan, membikin tidak dipakai lagi barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain,” bunyi putusan yang diterima media ini, Rabu (29/11/2023).

Selain itu, MA menjatuhkan pidana kepada terdakwa Azhar dengan hukuman penjara selama 4 bulan.

“Menyatakan pidana penjara tersebut tidak perlu dijalankan kecuali jika di kemudian hari ada putusan hakim yang menentukan lain disebabkan karena Terpidana melakukan suatu tindak pidana sebelum masa Percobaan | selama 6 (enam) bulan berakhir,” tulis putusan tersebut.

Di sisi lain, MA juga menetapkan barang bukti berupa 1 unit excavator merk cartivilar (CAT) warna kuning dengan lumbung 3200 dikembalikan kepada Muslim, 7 batang kayu dengan rata-rata kurang lebih 240 cm, dan diameter 9 cm dan 4 buah pecahan beton dasar pagar untuk dikembalikan saksi Dewi Masitah.

Selanjutnya, MA membebankan kepada Terdakwa untuk membayar biaya perkara pada tingkat kasasi sebesar Rp 2.500.

Sebagai informasi, dalam persidangan kasus tersebut, PN Praya menetapkan Azhar divonis bebas dari tuntutan 8 bulan penjara oleh JPU Kejari Lombok Tengah.

Kedati demikian, pihak Kejari Lombok Tengah pun langsung melakukan upaya kasasi setelah adanya vonis tersebut.

Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Lombok Tengah Arin Pratiwi Quarta yang dikonfirmasi media ini membenarkan adanya putusan MA tersebut.

Arin mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan upaya eksekusi terhadap putusan MA.

“Benar Mas. Ya kami sedang proses eksekusi,” ucapnya singkat.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Pimpinan Yayasan Darul Aminin NW Aikmual Bantah Tuduhan Fakhrurrozi
Next post Video Pelajar Tawuran saat Pertandingan Futsal di Lombok Tengah Viral