Header AD Image

Camat Praya Barat Alami Kecelakaan saat Touring Religi di Sembalun

Bagikan Artikel
Read Time:2 Minute, 41 Second

Lombok Utara – Salah satu peserta Touring Religi atau Ziarah Makam Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mengalami kecelakaan, di tanjakan perbatasan antara Lombok Utara dan Lombok Timur, pada Minggu (5/11/23).

Korbannya adalah Camat Praya Barat, Lalu Syaharuddin. Ia mengalami kecelakaan diduga karena rem blong saat menuruni tanjakan tajam di Desa Sambiq Elen, Lombok Utara.

Dari pantauan media di lokasi, Lalu Syaharuddin sebelumnya berangkat dari lokasi camping di Desa Sembalun Lawang dengan rombongan Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri menuju Masjid Kuno Bayan sekitar pukul 08:00 WITA.

Namun naas, setiba di pertengahan perjalanan motor jenis Honda PCX Putih yang dikendarai Camat Praya Barat itu terjerumus masuk ke gorong-gorong.

Akibat tragedi tersebut, sang Camat mengalami luka di bagian kaki sebelah kiri, sehingga terpaksa dinaikkan ke mobil untuk dapat melanjutkan perjalanan menuju Masjid Kuno Bayan.

Berdasarkan rundown acara, para peserta touring religi ini akan berziarah ke Masjid Kuno Bayan sebelum melanjutkan perjalanan silaturahmi ke Bupati Lombok Utara Djohan Sjamsu.

Di kantor Bupati Lombok Utara, para peserta touring akan disuguhi makan siang.

Dari sana, peserta touring akan bergerak menuju Makam Loang Baloq, Kota Mataram dan akan mengakhiri ziarah di Tuan Guru Haji (TGH) Muhammad Shaleh Hambali, Bengkel Lombok Barat.

Sebelumnya, para peserta touring ziarah makam tersebut dibagi dalam tiga rombongan, yakni Zona Aik Meneng terdiri dari Kecamatan Batukliang, Batukliang Utara, Pringgarata dan Kopang.

Sedangkan Zona Tunjung Tilah, terdiri dari Kecamatan Janapria, Praya, Praya Tengah dan Jonggat. Kemudian rombongan terakhir adalah Zona Mpak Bau terdiri dari Kecamatan Praya Timur, Pujut, Praya Barat dan Praya Barat Daya.

Di sepanjang perjalanan, masing- masing rombongan disekat dengan pengawalan buka tutup dari Kepolisian, Pol PP dan Perhubungan.

Meskipun jalanan dipenuhi pengendara Ziarah Makam, namun pengendara tampak tertib hingga tiba titik terakhir yaitu di Sembalun.

Para peserta ini star di Kantor Bupati Lombok Tengah, kemudian para peserta bergerak menuju Makam Almarhum TGH Makmun pendiri Yayasan Darul Muhajirin.

Di sana, Bupati dan rombongan diterima langsung Ketua Yayasan Darul Muhajirin TGH. Syamsu Rizal.

Usai di Ponpes Darul Muhajirin, rombongan bergerak menuju Ponpes Manhalul Ulum untuk berziarah ke makam Tokoh Nahdatul Ulama (NU) Pulau Lombok, TGH.M.Faisal.

Di sana, Bupati dan rombongan diterima Pimpinan Ponpes Manhalul Ulum TGH. L. Habiburahman Faisal untuk berzikir dan doa.

Selanjutnya rombongan bergerak menuju Ponpes Yatofa Bodak. Di sana, Pathul Bahri bersama rombongan berziarah ke makam pendiri Ponpes Atohiriyah Al Fadiliyah (Yatofa) TGH Fadil Tohir.

Kedatangan rombongan touring itu diterima langsung oleh tokoh kharismatik Pulau Lombok, yakni TGH Fadli Fadil Tohir.

Setelah berdoa dan zikir, rombongan kemudian menuju Makam TGH Lalu Saleh Salist atau Tuan Guru Lopan. Ditempat ini Bupati diterima Tuan Guru H.Lalu Malasyari.

Usai zikir dan berdoa, Pathul kemudian bergerak ke Makam Pahlawan TGH Maulana Syeh Zainuddin Abdul Madjid, di Pancor Lombok Timur.

Di Makam Maulana Syeh, Bupati diterima langsung Penjabat (Pj) Bupati Lombok Timur Juaini Taufik dan jajarannya.

Dari makam Pahlawan Nasional, para peserta touring kemudian bergerak menuju Makam Raja Seleparang, di Desa Selaparang Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur.

Di sana Bupati diterima Kepala Desa Seleparang dan Camat Suela. Di makam bersejarah itu, Ketua DPD Partai Gerindra NTB itu memanjatkan doa dan berzikir.

Selanjutnya Pathul dan rombongan bergerak menuju Desa Sembalun Lawang, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur. Di sana, para peserta touring akan bermalam sebelum bergegas ke lokasi ziarah lainnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Dri Fia Yolanda Perempuan asal Lombok Tengah, Siap Bertarung Jadi Ketum Kohati PB HMI
Next post DPRD Lombok Timur Usulkan Raperda Pondok Pesantren dan Penyandang Disabelitas