Header AD Image

Poltekpar Lombok Gelar Sertijab Direktur dengan Nuansa Adat Nusantara

Bagikan Artikel
Read Time:1 Minute, 49 Second

Dengan membawa suasana adat nusantara yang kental, Poltekpar Lombok menggelar serah terima jabatan (Sertijab) direktur di Ruang Rapat Amphiteater Kampus Poltekpar Lombok, Selasa (19/9/2023).

Serah terima jabatan tersebut dilakukan dari Direktur Herry Rachmat Widjaja ke Direktur yang baru yakni Dr Ali Muhtasom.

Terlihat seluruh tamu undangan menggunakan ragam pakaian adat nusantara dari Sabang sampai Merauke.

Dalam sambutanya, Herry Rachmat Widjaja menyampaikan bahwa dirinya secara resmi telah dilantik menjadi Direktur di Poltekpar Makasar pada 13 September lalu.

Herry mengklaim, sejak ia menjadi direktur pada 30 November tahun 2020 lalu, berbagai kemajuan telah dicapainya.

“Serapan anggaran hingga saat ini sudah hampir mencapai 80 persen, banyak mahasiswa yang berprestasi, pegawai dan dosen yang berdedikasi tinggi, banyak program dan inovasi yang telah dicapai,” katanya.

Hery berharap, peralihan berbagai program yang sebelumnya dijalankan pihaknya, dapat dilanjutkan dengan baik oleh direktur baru.

Selain itu, ia berpesan agar apa yang selalu disampaikan oleh Menteri dalam arahanya dapat terus dijalankan dengan semangat dan lebih baik lagi.

“Seperti pesan Mas Menteri, saya berpesan agar selalu kerja keras dan kerja cerdas yang dibarengi dengan cara geber, gercep dan gasspoll,” ujar Herry.

“Tidak lupa juga untuk selalu melakukan tiga “si” yakni inovasi, adaptasi dan kolaborasi,” lanjutnya.

Sementara itu, Direktur Poltekpar Lombok yang baru, Dr Ali Muhtasom mengatakan bahwa pihaknya akan melanjutkan apa yang telah menjadi program direktur sebelumnya.

“Apa program yang telah dilaksanakan bagus akan diteruskan, apa yang kurang akan kita perbaiki, apa yang tidak baik kita tinggalkan dan kita ganti dengan inovasi yang baru,” tegas Ali.

Lebih lanjut, dirinya menuturkan bahwa konsen untuk implementasikan kurikulum berbasis asean dan poltekpar akan berkontribusi pada penyediaan lapangan kerja sebanyak 4,4 juta lapangan kerja pada tahun 2024 mendatang.

“Apalagi di Lombok ada Mandalika yang merupakan destynasi super prioritas, dimana bulan depan event internasional yang harus ikut kita garap dalam tempo yang sesingkat singkatnya,” jelasnya.

Selain itu, Poltekpar Lombok harus konsen terhadap halal tourism yang digalakkan oleh pemerintah NTB, dimana Poltekpar harus bisa menangkap DNA-nya agar bisa diimplementasikan dalam dunia pariwisata.

“Bagaimana agar hal itu bisa tercapai? Maka kita harus bersama-sana, karena dengan bersama-sama akan jadi luar biasa,” jelasny.

“Jangan ada “Superman” yang ada hanya Superteam alias harus bersama-sama,” tandas Ali. (die)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Niat Nolong Malah Nyolong, Dua Orang Pencuri di Bekuk Polres Lombok Barat
Next post Kukuhkan Posisi Pondok Pesantren, Sulhan Muchlis Gagas Ponpes sebagai Destinasi Wisata Syariah