Header AD Image

Mentan: Berkat Cabai, Lombok Timur Berkontribusi Besar untuk Perekonomian Indonesia

Bagikan Artikel
Read Time:1 Minute, 41 Second

Lombok Timur – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menilai Lombok Timur, Nusa Temggara Barat (NTB) berkontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia berkat tanamam cabai disana.

“Kehadiran kami disini untuk melegitimasi bahwa Lombok Timur adalah sentra aktivitas cabai Indonesia. Dan Lombok Timur secara langsung memberikan kontribusi terhadap kehidupan masyarakat yang ada dan sumbangsih terhadap perekonomian nasional,” kata Mentan Syahrul, Kamis (14/9/23).

Kehadiran Mentan di Lombok Timur ini juga ditargetkan untuk mengendalikan inflasi nasional di tengah ancaman kemarau panjang (dampak El Nino), karena cabai dapat menjadi salah satu komoditas strategis pengendali inflasi.

Mantan Gubernur Sulawesi Selatan dua periode itu menyebut jika tidak dikelola dengan baik, cabai dapat menjadi salah satu komoditas sumber inflasi.

Terlebih lagi, Indonesia tercatat menjadi negara dengan inflasi yang sangat rendah dan cabai menjadi salah satu komoditas pertanian yang berkontribusi mengendalikan inflasi tersebut.

“Oleh karena itu terima kasih Pak Wakil Bupati Lombok Timur kita tanam cabai lagi,” ujarnya.

Ia menyebutkan produktivitas cabai di Lombok Timur yang dipanen saat ini sebanyak 6 ton per hektare. Dari 6 ton per hektare bisa menghasilkan Rp30 juta per panen, sehingga dibanding tanaman lain, cabai sangat menjanjikan dan cabai bisa tanam dan panen 4 kali setahun.

“Cabai tidak hanya dikonsumsi, tapi juga untuk keperluan lainnya, seperti kosmetik dan farmasi,” kata Mentan pula.

Oleh karena itu, panen saat ini adalah bagian dari kekuatan Lombok Timur untuk dijaga dan ditingkatkan kualitasnya. Bahkan dirinya berharap agar Indonesia suatu saat akan mengintervensi pasar-pasar cabai global.

Sementara itu Wakil Bupati Lombok Timur Rumaksi memberikan apresiasi yang tinggi atas kunjungan Mentan di Lombok Timur, karena diyakini membawa berkah bagi petani cabai.

Ia mengatakan luasan tanam cabai di Lombok Timur mencapai 600 hektare, dengan varietas yang dikembangkan adalah varietas Cempaka.

“Potensi luas tanam cabai rawit di Kabupaten Lombok Timur sebesar 4.079 hektare, sedangkan untuk cabai besar 689,95 hektare. Fasilitasi kawasan aneka cabai APBN khusus champion, pada tahun 2022 terdapat 80 hektare dan pada 2023 ini memang bertambah menjadi 200 hektare. Seluruh lahan ini diatur jadwal tanamnya sehingga selama setahun selalu tersedia cabai,” pungkasnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Sejumlah Wilayah di Lombok Barat Alami Kekeringan Hingga Sebabkan Petani Gagal Panen
Next post Hadiri Peresmian Pabrik Tembakau, Gubernur NTB: Penolakan Masyarakat Hal Wajar