Header AD Image

Harga Beras Meningkat Hingga 40 Persen, Para Pedagang Dibuat Heran

Lombok Tengah – Tingginya harga beras kini tembus hingga Rp15 ribu per kilogram (Kg). Harga ini jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah pusat, yakni beras medium Rp10.900 atau meningkat sekitar 40 persennya sedangkan HET untuk beras premium Rp13.900.

Kondisi ini dikeluhkan oleh para pedagang di sejumlah pasar. Salah satunya di Pasar Renteng, Praya. Para pedagang mengaku sangat kesulitan mendapatkan stok beras karena harga yang kian hari kian naik.

“Iya (sulit) sekarang ini. Dulu kami bisa dapat satu ton, sekarang ini hanya 500 Kg saja,” kata salah satu pedagang beras di Pasar Renteng, Junaidi, Rabu (13/9/23).

Junaidi juga mengaku heran dengan fenomena harga beras yang melambung tinggi ini, mereka tidak pernah mengalami harga seperti ini.

“Kami tidak tau apa penyebabnya. Saya sempat dengar dari bos tempat saya ambil itu sih katanya karena gabah yang nggak ada,” katanya.

Junaidi menjelaskan bahwa, sejauh ini dirinya hanya mengandalkan beras lokal untuk dijual di pasar.

“Iya kita ambil di Batunyala, Praya Tengah aja dulu. Kalau habis tinggal diantarkan,” ucapnya.

Dia berharap, kelangkaan stok beras ini secepatnya mendapatkan solusi dari pemerintah.

“Harus dipikirkan ini. Karena kami sangat kesulitan untuk mendapat stok,” keluhanya.

Sementara itu, Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lombok Tengah Raden Roro Mulyaningsih mengakui bahwa para pedagang sangat kesulitan mendapatkan beras.

Kendati demikian, Roro sapaanya ini mengaku bahwa, pihaknya bakal bersama Badan Urusan Logistik (Bulog) bakal membuat pasar murah di setiap kecamatan.

Hanya saja kata Roro, untuk mengetahui detail ketersedian beras yang dimiliki oleh Bulog, pihaknya akan melakukan operasi pasar terlebih dahulu.

“Apakah akan dilakukan di 12 Kecamatan atau kecamatan pilot saja. Dan kami juga akan liat berapa stok yang dimiliki Bulog” kata Roro.

Selain itu, Roro menjelaskan bahwa pasar murah ini akan dimulai pada tanggal 18 September 2023.

“Jadi Bulog akan memberikan harga sesuai Het, yakni beras medium Rp 10.900 malah ada yang Rp 13.900,” paparnya.

Meski begitu, Roro mengatakan bahwa regulasi pasar murah ini masih belum dibahas lebih detail.

“Nanti hari kamis atau Jumat kami akan bahas, sehingga hari Senin sudah bisa dilakukan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Harga Beras Tembus Rp 15 Ribu, Pemda Lombok Tengah dan Bulog Bakal Buat Pasar Murah
Next post Terus Berbenah, RSUD Praya akan Jadi Rumah Sakit Pendidikan Terakreditasi
https://permatajingga.com/ Slot Thailand Situs Slot