Header AD Image

Polisi Menilai Para Mentor FEC Shop Juga Menjadi Korban Investasi Bodong

Bagikan Artikel
Read Time:1 Minute, 27 Second

Lombok Tengah – Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Lombok Tengah AKP Hizkia Siagian menyebut bahwa para mentor Future E-Commerce (FEC) cabang Lombok juga menjadi korban dari investasi bodong.

Hal itu diketahui bahwa para petinggi FEC Lombok ini hanya bertugas sebagai mentor biasa di aplikasi tersebut.

Menurut dia, pihaknya belum melihat ada keterlibatan yang terlalu jauh dari para mentor ini.

Bahkan kata dia, bisa saja para mentor lokal ini juga sebagai korban dari kasus tersebut.

“Si mentor ini ternyata korban juga. Sama-sama korban ini,” ujar Hizkia, saat ditemui awak media di kantornya, Senin (11/9/23).

Selain itu, Hizkia menyebut, Mentor FEC Lombok yang sempat disebut kabur ke luar daerah itu nyatanya masih berada di Lombok Tengah.

“Belum, masih di sini (Lombok) dia,” tegasnya.

Menurut Hizkia, proses hukum laporan investasi bodong ini bejalan dengan lancar. Hanya saja pihaknya baru memanggil pelapor karena polisi tidak bisa serta merta memanggil orang tanpa melihat keterlibatan dari orang tersebut.

“Kita kan panggil orang bukan sembarangan manggil. Terindikasi ke dia atau nggak? Baru bisa,” imbuhnya.

Disinggung soal aliran dana yang di aplikasi FEC itu, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Hal itu untuk mengetahui lebih jauh keterlibatan para pemilik rekening yang dipakai untuk melakukan bisnis online bodong itu.

“Nah yang ini aku sedang koordinasi dengan PPATK.” katanya.

Dia menyebut, berdasarkan hasil koordinasi dengan PPATK. Pihaknya baru menyelidiki 5 rekening saja.

“Ada lima rekening, 3 yang atas nama PT (Perusahaan), 2 yang orang biasa yang sebagai mentor juga,” sebutnya.

Kendati demikian, pihak kepolisian belum bisa menaksir berapa isi dari 5 rekening yang diselidiki tersebut.

“Oh nggak bisa, karena ini nggak tau si yang lima ini keseluruhan yang backup Lombok Tengah atau yang lima ini khusus di Pak Bahri itu saja,” pungkasnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Polres Lombok Tengah Mulai Usut Kasus Investasi Bodong FEC Shop
Next post Rachmat Hidayat Kembali Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Lombok Tengah