Header AD Image

Kominfo Lombok Tengah Akui Judi Online Kian Marak di Masyarakat

Lombok Tengah – Kepala dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfotik) Kabupaten Lombok Tengah mulai menyorot maraknya predaran situs judi online di masyarakat.

Diketahui pula bahwa judi online bukan hanya dimainkan oleh orang dewasa saja, melainkan sudah mulai menyerang kalangan anak-anak.

Kepala Dinas Kominfotik Lombok Tengah Muhammad mengatakan, maraknya predaran situs judi online ini memang sangat meresahkan. Dia menilai, masifnya predaran situs haram tersebut dikarekan seiiring kemajuan zaman Dan teknologi.

Selain itu kata dia, maraknya judi ini juga disebabkan oleh akses internet di Lombok Tengah yang terbilang sangat gesit.

“Yang jelas kami akan koordisani dengan pemerintah pusat, agak gimana situs-situs ini ditutup,” kata Muhammad, Jumat (1/9/23).

Muhammad mengaku, pemerintah saat ini sangat kesulitan untuk mengatasi situs judi online ini. Hal itu dikarekan para bandar ini sangat cepat untuk membuat website yang lain lagi.

“Sebenarnya sudah banyak yang ditakedown, hanya saja ini kan mereka (bandar) sangat cepat bikin lagi,” ujarnya.

Kendati demikian, untuk mengatasi hal tersebut, pihak Diskominfotik Lombok Tengah sendiri sejauh ini intens untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Yang jelas kami memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak tergiur dengan hal-hal seperti itu,” imbuhnya.

Muhammad berharap, masyarakat jangan cepat tergiur dengan tawaran iklan kemenangan dalam judi online ini.

Menurut dia, rasa tergiur itulah musabab dari awal terjerumusnya korban dalam lingkaran setan tersebut.

“Jangan ikut yang negatif, kami juga berharap agar masyarakat untuk mengadu jika adanya seperti itu,” katanya.

Soal judi online yang sudah mulai merabak kepada anak-anak, Muhammah menyarakan kepada para orang tua dan guru untuk melakukan pengawasan ketat.

“Orang tua harus mengawasi anak-anaknya. Dan guru juga harus lebih intens untuk memberikan pembinaan kepada muridnya,” tehasnya.

Tidak hanya itu, dia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama melawan maraknya predaran situs judi online ini.

“Karena semua bisa jadi korban. Jadi harus ada sinergi untuk melawan ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Sandiaga Uno: Alumni Poltekpar Harus Bisa Jadi Pebisnis di Sektor Pariwisata
Next post Kecewa Berat, Demokrat NTB Turunkan Semua Baliho Anies Baswedan
https://permatajingga.com/ Slot Thailand Situs Slot