Header AD Image

Kecewa Berat, Demokrat NTB Turunkan Semua Baliho Anies Baswedan

Bagikan Artikel
Read Time:1 Minute, 34 Second

Lombok Tengah – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Nusa Tenggara Barat (NTB) menyimpan kekecewaan akibat batalnya Agus Harimurti Yudhoyono mendampingi Anies Baswedan sebagai calon walil presiden.

Hal ini menyusul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin dipilih sebagai calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Anies Baswedan pada Pilpres 2024.

Padahal sebelumnya, Anies Baswedan yang diusung oleh Partai NasDem itu santer diisukan bakal berpasangan dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Ketua DPD Partai Demokrat Indra Jaya Usman mengatakan, keributan yang terjadi dalam beberapa hari belakangan ini merupakan salah satu wujud kekecewaan para kader di Seluruh Indonesia.

“Makanya kemarin setelah ada intruksi itu, kami yang berada di daerah ini secara serentak menurunkan baliho,” katanya saat membuka pelatihan pelatih saksi TPS di Mandalika, Sabtu (2/9/23).

Menurut IJU sapaan akrabnya, saat ini sudah tidak ada lagi relevansi foto Anies Baswedan yang bergandengan dengan AHY pada baliiho-baliho yang tersebar di NTB.

“Saya kira orang (Anies Baswedan) itu sudah tidak relevan lagi terpajang potonya di partai kita ini,” ujarnya.

Selain itu, IJU mengatakan bahwa sikap yang diambil Partai Demokrat tersebut sangat wajar dilakukan untuk menunjukakan kekecewaan mereka.

“Apakah itu salah? Tidak. Itu wajib kita lakukan jika dalam kondisi sepeti itu,” tegasnya.

IJU menyebut, kejadian tersebut tidak boleh membuat semangat para kader Partai Demokrat NTB kendor. Baginya, semangat untuk menyosong kemenangan itu harus tetap dirawat dan dijaga.

“Bagi kami ini adalah berkah tersebunyi. Yang mana sebelumnya tidak ada kejelasan, dan sekarang kan kita tau,” imbuhnya.

Terlebih saat ini kata IJU, langkah Partai Berlambang Marcy ini tegak lurus sesuai arahan dari Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Sosilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Sesuai arahan dari Ketua Majelis Tinggi kemarin bahwa kami saat ini telah keluar dari Koalisi Perubahan,” kata IJU.

Sedangkan untuk selanjutnya ujarnya, pihaknya di daerah saat ini masih menunggu arahan dari Majelis Tinggi Partai Demokrat.

“Karena memang urusan Capres-Cawapres ini wewenang Majelis Tinggi Partai Demokrat,” pungkasnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Kominfo Lombok Tengah Akui Judi Online Kian Marak di Masyarakat
Next post Bappenda: Penarikan Pajak untuk Warung Bakso Sesuai Perda Lombok Tengah