Header AD Image

Polda NTB Ringkus 23 Pengedar Narkoba Dalam Sebulan, Para Pelaku Terancam Hukuman Mati

Bagikan Artikel
Read Time:1 Minute, 36 Second

Mataram – Dalam kurun satu bulan pada Maret hingga April Ditresnarkoba Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) ringkus 23 tersangka terkait kasus peredaran narkotika. Kepolisian mengamankan para tersangka di sejumlah lokasi di NTB.

“Dalam kurun waktu satu bulan, kami berhasil menindak 21 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 23 orang,” kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Araman Asmara Syarifuddin, di Mapolda NTB, Senin (8/5/23).

Dijelaskan oleh Arman, adapun barang bukti narkotika yang berhasil diamankan polisi saat dalam konfrensi pers itu sekitar 1,6 KG jenis sabu-sabu serta ganja seberat 9,68 KG.

Menurut Arman, dari barang bukti yang didapatkan jika diasumsikan pemakai 1 gram sabu itu sekitar 4 orang. Maka otomatis polisi telah menyelamatkan 5.616 orang dari jeratan narkotika ini.

“Untuk sabu-sabu ini total kerugiannya sebesar Rp2,2 miliar,” ujarnya.

Kemudian untuk narkotika jenis ganja, jika diasumsikan 1 gram ganja dikonsumsi 1 orang. Maka polisi telah menyelamatkan sebanyak 9.891 orang.

“Untuk ganja ini kerugian diperkirakan sebesar Rp160 juta,” ucapnya.

Tidak hanya itu, operasi yang dilakukan oleh jajaran Polda NTB selama bulan itu juga berhasil mengamankan uang tunai sebanyak Rp 9,8 juta.

“Ada juga HP sebanyak 27 unit dengan berbagai merk, dan sepeda motor sebanyak 5 unit,” sebut Arman.

Di tempat yang sama, Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol Deddy Supriadi menjelaskan, saat ini seluruh tersangka telah diamankan di Polda NTB.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka, polisi mengenakan pasal 112 Ayat 2, dan pasal 114 Ayat 2.

Selain itu, penyidik Dirresnarkoba Polda NTB juga menggunakan pasal 111 Ayat 1, dan pasal 113 Ayat 2 UU No 35 tahun 2009 tenang narkotika.

“Para tersangka diancam dengan hukuman mati, penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun,” ungkap Deddy.

Di sisi lain, Deddy juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh masyarakat atau instansi terkait yang telah memberikan informasi dalam penindakan kasus narkotika di NTB.

“Kami komitmen untuk menindak para pemakai atau pengedar narkotika ini demi bersihnya narkotika di NTB,” pungkas Deddy.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Honorer Damkar di Lombok Barat Mengaku Edarkan Narkoba Akibat Desakan Ekonomi
Next post PKS Jadi Parpol Pertama yang Mendaftar di KPU NTB, Ketua DPW: PKS Lebih Siap dari Partai Lain!