Header AD Image

733 Napi di Lapas Kelas IIA Mataram Diusulkan Dapat Remisi Lebaran 2023

Bagikan Artikel
Read Time:1 Minute, 27 Second

Mataram – Sebanyak 733 Narapidana Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Mataram Kanwil Kemenkumham NTB diusulkan mendapat remisi khusus Hari Raya Idul Fitri tahun 2023.

Mereka yang diusulkan tersebut, merupakan warga binaan yang sudah melalui proses penilaian secara administratif dan substantif.

Selain itu, 733 warga binaan yang diusulkan itu juga telah dinilai berkelakuan baik selama menjalani masa hukumannya.

“Dari 1240 warga binaan yang muslim. Yang memenuhi persyaratan untuk mendapatkan remisi itu sebanyak 733 napi,” kata Kalapas Kelas IIA Mataram, Ketut Akbar Herry Achjar, Kamis (20/4/2023) di Kuripan, Lombok Barat.

Pihaknya menuturkan bahwa jumlah isi hunian di Lapas Kelas IIA Mataram perhari ini sebanyak 1362 orang.

Jumlah tersebut terdiri dari 1240 warga binaan yang beragama Muslim. Sedangkan yang beragama non Muslim itu sebanyak 124 orang.

“Untuk warga binaan yang Muslim terdiri dari 328 Tahanan, dan 912 narapidana,” ujar Ketut Akbar Herry Achjar

Dijelaskan oleh Akbar, adapun syarat untuk bisa mendapatkan remisi hukuman ini para napi harus berkelakuan baik.

Selain itu, para napi juga harus telah menjalani masa hukuman selama 6 bulan keatas.

“Karena ini remisi khusus hari raya idul fitri. Maka yang bisa dapat itu harus yang beragama Islam,” lanjuutnya.

Menurut Ketut Akbar Herry Achjar, narapidana yang mendapatkan remisi ini terdiri dari sejumlah kasus, termasuk tindak pidana korupsi (Tipikor).

Hanya saja, iatidak bisa menjelaskan secara rinci berapa jumlah narapidana Tipikor yang mendapat potongan masa tahanan.

“Semuanya dapat. Dan remisi ini mereka mendapatkan potongan masa tahanan selama 15 Hari sampai 1 Bulan,” katanya.

Di sisi lain, pihaknya menyampaikan bahwa warga binaan di Lapas kelas IIA Mataram ini didominasi oleh kasus Narkotika.

Sedangkan untuk narapidana yang dari Tipikor, pihaknya harus membuka data terlebih dahulu untuk mengetahui jumlahnya.

“Yang jelas dari Tipikor itu ada, tetapi yang paling banyak itu dari kasus narkoba,” pungkas Ketut Akbar Herry Achjar.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Kunjungan Lapas Jelang Lebaran Diprediski Membeludak, Lapas Mataram Gelar Simulasi
Next post 1 Syawal 1444 H Jatuh Pada Hari Sabtu 22 April 2023