Header AD Image

Jelang Lebaran, Dinas Peternakan Lombok Tengah Akan Stabilkan Harga Daging

Lombok Tengah – Menjelang hari raya Idul Fitri tahun 1444 Hijriah, permintaan daging, telur serta bahan pokok lainnya diprediksi akan mengalami peningkatan. Untuk mencegah permainan harga, Dinas Peternakan dan Perikanan Lombok Tengah akan jamin ketersediaan stok.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Taufikurrahman mengatakan bahwa, stok daging menjelang hari lebaran terpantau masih aman. Sejauh ini pihaknya menilai ketersediaan daging jelang lebaran tidak perlu dikhawatirkan.

“Dari hasil pemantauan kami di lapangan, sampai saat ini harga-harga masih normal dan tersedia,” kata Taufik, pada Senin (17/4/23) di Praya.

Begitupula dengan stok, Dinas Pertanian dan Peternakan Lombok Tengah menilai bahwa harga daging pada tingkat jagal masih normal. Hanya saja, kata Taufik, pada tingkat pengecer harganya sangat bervariasi.

“Harganya ditingkat jagal setahu kami itu masih di angka Rp130 ribu/kg. Artinya masih normal. Kalau tingkat pengecer sih bervariasi,” jelasnya.

Pihaknya mengakui, terkait harga ini bukan menjadi wewenang Dinas peternakan dan perikanan. Meski demikian, Taufik memastikan harga tidak akan jauh melonjak dari harga normal.

“Kami akan tetap antisipasi begini walaupun memang bukan tupoksi tentang harga,” jelasnya.

Untuk memastikan daging saat lebaran dapat terpenuhi, pihaknya meningkatkan kuota jumlah peternak yang semula hanya 200 ekor menjadi 400 ekor.

“Itu hanya untuk mengatasi kebutuhan daging menjelang Idul Fitri saja,” tegasnya.

Sementara regulasinya, sapi atau kerbau yang boleh disembelih merupakan yang jantan saja. Untuk memastikan ketentuan itu dijalankan, pihaknya akan terus lakukan monitoring.

“Cuma peternak jantan yang boleh disembelih. Itu yang kami pantau terus,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga akan membuat surat edaran kepada seluruh masyarakat Lombok Tengah untuk menjamin ketersediaan dan kualitas daging aman.

“Kami juga akan membuat surat edaran kepada seluruh masyarakat untuk menjamin hewan yang disembelih itu aman dikonsumsi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Dekat dengan Jokowi, Ganjar Kembali Memimpin Elektabilitas Kandidat Capres, Geser Prabowo
Next post Lombok Timur Jadi Daerah Nikah Siri Tertinggi di NTB, Jumlahnya Mencapai 803 Kasus dalam Setahun
https://permatajingga.com/ Slot Thailand Situs Slot