Header AD Image

Parah! Pelaku Mengaku Jual Motor Scoopy Hasil Begal Seharga Sejuta Setengah

Bagikan Artikel
Read Time:1 Minute, 54 Second

Lombok Tengah – Pelaku begal inisial KT alias Bengkok (20) asal Desa Bangkat Parak, Kecamatan Pujut mengaku jual motor Honda Scoopy hasil begal hanya seharga Rp1.5 juta, Jumat (14/04/23).

Kapolsek Kawasan Mandalika, AKP I Made Dimas Widyantara beserta jajaran dari Polres Lombok Tengah telah melakukan intograsi, terbukti pelaku mengakui perbuatan begalnya bersama inisial J yang berasal dari Kecamatan Praya Timur.

“Kemudian kami langsung bergerak cepat menuju rumah J namun tidak berada di tempat,” jelas Dimas.

Berdasarkan hasil pemeriksaa, terduga pelaku KT mengakui bahwa sepeda motor Honda Scopy hitam milik korban itu telah dijual oleh J dengan seharga Rp1,5 juta.

“Sementara si pelaku KT mendapatkan uang bagian sebesar Rp 600 ribu dari hasil penjualan motor,” katanya.

Padahal berdasarkan keterangan korban, ia mengaku mengalami kerugian sebesar Rp17 juta dari pembelian sepeda motor scopy tersebut.

“Sementara dari kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 17 juta dan melaporkannya ke Polsek Kawasan Mandalika,” jelas Kapolsek.

Tidak hanya itu, pelaku juga mengakui bahwa sebelum berangkat melakukan pembegalan, keduanya terlebih dahulu mabuk-mabukan.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui sebelum membegal korban, pelaku sempat merampas sepeda motor milik turis asing namun tidak berhasil karena kondisi TKP masih ramai saat itu.

“Kemudian mereka lari dan melakukan pembegalan terhadap korban di Mertak,” ucapnya.

Sebelumnya diketahui bahwa telah terjadi pembegalan terhadap korban yang merupakan mahasiswa inisial LAS (24) asal Desa Mertak, Kecamatan Pujut.

“Kejadian terjadi pada Sabtu 25 Marat 2023 bulan lalu, Sekitar pukul 21:11 WITA, ketika korban pergi untuk bermain futsal ke Desa Mertak,” kata Dimas, pada Jumat malam.

Menurut Dimas, saat korban dalam perjalanan, tepatnya di Jalan Raya Awang tiba-tiba korban dihadang oleh dua orang yang menggunakan sepeda motor.

Saat korban dihadang, pelaku mencoba basa-basi dengan menanyakan ke korban dengan bahasa Sasak “Kenalm Turis sak lek awang eto? artinya apakah kamu kenal turis yang di Awang itu?”.

“Korban menjawab tidak tahu, kemudian tiba-tiba saja salah seorang diantara 2 orang yang menghadang langsung mengeluarkan sebilah parang,” ujarnya.

Setelah itu, pelaku pun langsung menodongkannya ke arah korban dengan mengatakan “Serahkan motormu!” dengan nada mengancam.

“Korbanpun langsung menyerahkan sepeda motornya tersebut,” ucapnya.

Tidak lama setelah itu, kedua pelaku langsung kabur kearah barat membawa lari sepeda motor korban.

Atas perbuatannya, saat ini pelaku sedang diamankan di Polres Lombok Tengah untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Chord Lagu Sasak Mudah Previous post Chord dan Lirik Lagu Sasak Gugur Mayang
Next post Polres Lombok Tengah Rombak 17 Personelnya, Berikut Nama dan Jabatannya