Header AD Image

Wabub Lombok Tengah Beberkan Keberhasilan Kepemimpinan di Acara Safari Ramadhan

Lombok Tengah – Wakil Bupati Lombok Tengah, H.M Nursiah membeberkan sejumlah program dan keberhasilan yang dijalankan selama kepemimpinannya.

Menurut Nursiah, pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah saat ini tidak mungkin berjalan dengan baik tanpa dukungan masyarakat.

“Hal ini dapat terlihat dari angka pertumbuhan ekonomi yang terus mengalami peningkatan,” katanya dalam sambutannya pada acara Safari Ramadhan di Kecamatan Batukeliang, pada Selasa (4/4) kemarin.

Mantan Sekda Lombok Tengah itu juga menjelaskan bahwa, saat ini pertumbuhan ekonomi Lombok Tengah tertinggi di NTB dengan angka 5,14%.

Capaian ini, lanjut Nursiah, tidak lepas dari beragam program yang dilaksanakan lintas OPD.

“Seperti penguatan UMKM, pembinaan Petani dan Nelayan, Pengembangan Inovasi Pertanian, Peternakan dan Perikanan, serta Pengembangan Pariwisata,” jelasnya.

Sedangkan untuk tingkat kemiskinan, lanjut dia, mengalami penurunan berada di bawah angka capaian Provinsi NTB, yaitu mencapai 12,89%.

“Dan tingkat pengangguran juga turun dari 3,74% menjadi 2,33%,” terang Nursiah.

Capaian tersebut didorong oleh program-program pemerintah seperti jaminan kesehatan nasional dan perlindungan sosial.

Selain itu, ada juga rehab rumah tidak layak huni, beasiswa miskin, pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin, dan kemudahan akses adminduk bagi masyarakat.

Selanjutnya dalam beberapa tahun terakhir, ujar Nursiah, Lombok Tengah mengalami peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM).

“Pada tahun 2021, IPM pada angka 66,72 Poin, menjadi 67,57 Poin pada tahun 2022. hal ini menunjukkan sebuah kemajuan,” tegasnya.

Meningkatnya IPM tersebut, menjadi indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup masyarakat.

“IPM menjelaskan bagaimana penduduk dapat mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendidikan, kesehatan, dan pendapatan yang lebih baik,” papar Nursiah.

Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pemkab telah menetapkan sejumlah program unggulan, seperti insentif untuk Kadus, berupa pemberian sepeda motor.

Sedangkan bagi Tuan Guru dan Pemuka Agama diberikan program jaminan kesehatan yang dinamakan kartu Maiq Meres kepada 327 tokoh agama.

“Ini sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam membentuk karakter masyarakat yang berakhlak mulia,” ucapnya.

Tidak sampai sana, Nursiah juga menyebutkan bahwa pihaknya juga memberikan perhatian yang serius bagi anak yatim dan piatu.

Menurutnya, hal itu untuk menopang masa depan mereka dengan cara menyediakan beasiswa kedokteran bagi anak yatim yang Tahfiz Al-Quran.

Sedangkan untuk marbot dan guru ngaji, saat ini dalam data yang ia pegang terdapat sebanyak 1.642 orang marbot dan 500 guru ngaji.

“Kepada mereka diberikan sejumlah insentif,” katanya.

Sementara itu, kata Nursiah, untuk peningkatan kualitas pelayanan publik, pihaknya telah membangun Mal Pelayanan Publik dengan 160 jenis pelayanan.

Hal ini juga ditopang oleh kebijakan untuk memberikan insentif investasi yang mudah dan cepat bagi investor yang ingin berinvestasi di Lombok Tengah.

Ia mengklaim bahwa program tersebut adalah bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap bahwa dengan adanya program-program ini, masyarakat lombok tengah akan semakin maju dan sejahtera,” sebut Nursiah.

Namun perlu diingat, lanjutnya, bahwa kunci sukses setiap program yang dicanangkan adalah komitmen kebersamaan di antara pemerintahan dan masyarakat.

“Harus selalu kompak dalam membangun Lombok Tengah. Dan harus terus memperkuat persatuan dan kesatuan, dan tidak boleh terpecah-belah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Tumbuhkan Minat Baca, Forum Mahasiswa Batukliang Lombok Tengah Buka Lapak UMKM Sambil Baca Buku Gratis
Next post Pelaku Pencurian Tiang Internet di Lombok Barat Berhasil Diamankan Polisi
https://permatajingga.com/ Slot Thailand Situs Slot