Header AD Image

DPRD Sebut Manajemen Pemerintahan di Lombok Tengah Tidak Jalan

Bagikan Artikel
Read Time:1 Minute, 26 Second

Lombok Tengah – Anggota DPRD dari Fraksi PKS Ahmad Supli menyebut manajemen pemerintahan di Kabupaten Lombok Tengah tidak jalan.

Dimna ia melihat bahwa sampai dengan saat ini masih banyak kursi jabatan strategis di sejumlah dinas tanpa penghuni.

“Ini membuat kondisi yang tidak sehat,” kata Ahmad Supli, Selasa (28/3/2023).

Tidak hanya itu, dirinya juga menilai bahwa beberapa waktu belakangan ini masih banyak juga ASN yang dobel jabatan.

“Sebut saja seperti lurah Leneng yang menjabat kepala desa, dan masih banyak yang lainnya,” ungkapnya.

Bahkan persoalan itupun sempat ia sampaikan langsung kepada Pemkab saat sidang paripurna.

“Saat paripurna, saya sampaikan keberatan karena lurah Leneng menjabat di dua tempat,” ujar Ahmad Supli.

Ketua Komisi I DPRD Lombok Tengah ini juga menyebutkan bahwa, Lombok Tengah tidak kekurangan orang yang cerdas.

Menurutnya, seharusnya mereka mengisi jabatan-jabatan yang kosong tersebut.

Dengan begitu, pihaknya mendesak Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri untuk segera melakukan mutasi.

“Bupati harus segera melakukan mutasi agar roda pemerintahan terarah,” tegasnya.

Sementara itu, Sekda Lombok Tengah Lalu Firman Wijaya membantah pernyataan Supli yang menyebut manajemen pemerintahan tidak jalan.

Ia menyebutkan bahwa, dengan kondisi begitu, hingga saat ini Pemkab Lombok Tengah tidak mengalami kendala apapun. Begitu juga dengan pembangunan, tidak ada pembangunan yang terhambat akibat dari jabatan lowong tersebut.

“Buktinya berbagai pembangunan di Lombok Tengah ini tetap jalan,” ungkap Lalu Firman Wijaya.

Ia pun menegaskan, bahwa ada beberapa pertimbangan sehingga mutasi belum dapat dilaksanakan. Hanya saja, molornya mutasi ini tidak akan menghambat kinerja pemerintah.

“Lambatnya mutasi tidak akan menggangu ritme kerja,” katanya.

Di sisi lain, Sekda Lombok Tengah itu mengaku bahwa pihaknya membutuhkan diskusi untuk menemukan kesepakatan. Sebab untuk menempatkan orang dalam jabatan tertentu membutuhkan banyak pertimbangan.

“Kami upayakan dalam waktu dekat. Insyaallah, bulan depan,” tandas Lalu Firman Wijaya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Pemprov NTB Nyatakan Siap Hadapi Musim Kemarau
Next post KPU Lombok Tengah Tetapkan 50 Kursi DPRD pada Pemilihan Legislatif 2024