Header AD Image

Pemprov NTB Nyatakan Siap Hadapi Musim Kemarau

Bagikan Artikel
Read Time:1 Minute, 5 Second

Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkirakan musim kemarau akan terjadi pada bulan Mei 2023 mendatang.

Dengan begitu, Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah menghimbau kepada seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjadi garda terdepan.

“Harus dilakukan koordinasi antara Provinsi dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota agar terus terupdate apa yang terjadi,” kata Sitti Rohmi Djalilah, Selasa (28/3/2023) di Mataram.

Menurut Rohmi, yang menjadi terpenting saat ini bagaimana pemerintah bersama-sama menunjukkan kesiapan dalam menghadapi musim tersebut.

“Dan harus diperhatikan bagaimana kesiapan mereka (pemerintah Kabupaten dan Kota di NTB, red),” ujar Rohmi.

Berdasarkan pengalaman pada tahun sebelumnya, setidaknya sebanyak 9 Kabupaten dan Kota di NTB menjadi fokus terdampaknya musim kemarau.

“Itu kecuali Kota Mataram saja,” sebut Rohmi.

Tempat yang sama, Kepala Pelaksana BPBD NTB, Ruslan Abdul Gani mengatakan bahwa, secara umum pihaknya telah siap menghadapi musim kemarau.

“Alhamdulillah Provinsi siap menghadapi musim kemarau,” katanya.

Ruslan juga menegaskan bahwa, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan rapat koordinasi dengan Kepala Pelaksana BPBD saluruh Kabupaten dan Kota di NTB.

“TNI dan Polri juga akan kami libatkan, agar seluruh stakeholder membicarakan lebih ke teknis,” tegasnya.

Ia juga mengatakan bahwa, ada beberapa hal yang perlu diantisipasi, salah satunya terkait kebakaran hutan.

Pihaknya menilai bahwa musim kemarau yang lebih awal datang maka akan lebih lama.

“Sehingga kemungkinan tersebut harus segera dikoordinasi,” pungkas Ruslan.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post [HOAX] TGH Ahyar Abduh Meninggal Dunia, Begini Kondisi Terkini
Next post DPRD Sebut Manajemen Pemerintahan di Lombok Tengah Tidak Jalan