Header AD Image
Fahri Hamzah: Seluruh DPR RI Dapil NTB Tidak Punya Taring, Hanya Sibuk Bagi Bansos dan Pencitraan

Fahri Hamzah: Seluruh DPR RI Dapil NTB Tidak Punya Taring, Hanya Sibuk Bagi Bansos dan Pencitraan

Bagikan Artikel
Read Time:1 Minute, 44 Second

Mataram – Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah menyebut seluruh anggota DPR RI dapil Pulau Lombok dan Sumbawa, NTB tidak menjalankan tugasnya dengan baik.

Fahri Hamzah menilai bahwa para wakil rakyat NTB itu hanya sibuk sebagi penyalur bantan sosial (Bansos) yang dijadikan ajang pencitraan saja.

“Rupanya mereka (DPR RI, red) jadi penyalur bansos. Itu bukan tugas anggota dewan,” kata Fahri Hamzah setelah menggelar bincang di Mataram, pada Sabtu (18/3/2023).

Menurutnya, wakil rakyat itu fungsinya adalah melakukan pengawasan terhadap kinerja eksekutif.

Maka dengan tugas tersebut, anggota dewan diberikan perlindungan dan hak imunitas oleh negara untuk melakukan tugas pengawasan.

“Pekerjaan anggota dewan itu tinggi dia diberikan gaji, diberikan protokoler untuk sejajar dengan pemerintah agar bisa mengawasi pemerintah,” tegasnya.

Dirinya menyebutkan bahwa, yang dilihat sejauh ini 10 anggota DPR RI dapil NTB hanya makan gaji buta.

Dirinya tidak pernah melihat ada anggota DPR RI dapil NTB yang getol dan garang untuk menyampaikan aspirasi masyarakat NTB di Senayan.

“Lah rakyat disuruh ikut ngawasin. Enak aja. Dia makan gaji buta itu gak benar,” kata Fahri Hamzah.

Selain itu, ia juga menyorot banyaknya anggota dewan yang suka mempamerkan kekayaannya, sedangkan fungsi sebagai pemegang amanah pembawa aspirasi rakyat tidak dijalankan.

“Bagaimana bisa pejabat yang gaya hidupnya aneh-aneh. Punya mobil segala macam. Dan dipamerkan lagi,” katanya.

Menurut Fahri Hamzah, wakil rakyat itu fungsinya mengawasi kinerja eksekutif. Dengan begitu, rakyat setelah keluar dari bilik suara seharusnya tinggal tidur saja.

“Kalau di Negara demokrasi maju itu, rakyat habis nyoblos tidur karena ada penjaga. Lah itu yang kita pilih untuk mengawasi,” urainya.

“Ini gak kita disuruh berantem dianya tidur-tidur. Kan gak enak itu ya,” sentilnya.

Ditegaskan bahwa, anggota dewan tugasnya bukan hanya membagikan bansos saja. Dimana kebiasaan itu, bagi Fahri Hamzah seolah-olah sedang mengambil peran orang lain untuk mencapai nafsu politiknya.

“Emang dia jadi tukang penyalur bansos pemerintah. Kalau jadi penyalur bansos ngapain kita pilih dia jadi anggota dewan,” pungkas Fahri.

Kendati demikian, ia menawarkan kepada masyarakat untuk memilih Caleg dari Partai Gelora. Bahkan ia menjamin kalau kader Partai Gelora akan mampu menjadi anggota dewan yang galak dalam melakukan pengawasan terhadap pemerintah.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Pembalap MotoGP Alex Merquez Mengaku Cinta Lombok dan Sirkuit Mandalika
Next post Seluruh Ormas Islam di Indonesia Tolak Kedatangan Timnas Israel Karena Dianggap Penjajah