Header AD Image
Motif Pembunuhan Keji di Lombok Tengah Ternyata Akibat Dendam 6 Tahun Lalu

Motif Pembunuhan Keji di Lombok Tengah Ternyata Akibat Dendam 6 Tahun Lalu

Bagikan Artikel
Read Time:2 Minute, 19 Second

Lombok Tengah – Siapa sangka, pelaku pembunuhan keji inisila SW (32) di Desa Janapria, Kecamatan Janapria, Lombok Tengah karena dendam 6 tahun lalu.

Pelaku pun saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Satreskrim Polres Lombok Tengah setelah berhasil diamankan beberapa saat setelah kejadian, pada Rabu (15/3/2023) siang.

Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, Iptu Redho Rizki Pratama yang ditemui di ruangannya mengatakan bahwa, motif dari pembunuhan tersebut adalah dendam masa lalu.

Menurut Redho, pelaku merasa sempat mendapatkan perilaku yang tidak baik dari Korban inisial DI (26) sekitar 6 tahun silam.

“Kalau dari keterangan pelaku saat kami periksa sih, dia ada dendam sama korban,” kata Redho, di Praya.

Redho menjelaskan bahwa, dendam yang dipendam oleh pelaku itu karena korban sempat memberikan pelaku minuman keras lokal jenis tuak yang dicampur dengan air bekas memandikan jenazah.

“Karena diberikan air itu, sehingga membuat si pelaku sering sakit,” ujar Redho.

Selain itu, Redho mengatakan bahwa korban juga kerap menggangu pelaku dengan cara mengejek sehingga pelaku menjadi risih.

“Pelaku juga sering diganggu sama korban, seperti diejek dan lainnya,” ucap Redho.

Menurut Redho, berdasarkan gerak-gerik pelaku saat diinterogasi, tidak ada sedikitpun yang mengarah jika pelaku mengalami gangguan kejiwaan.

“Tidak (gangguan kejiwaan), karena sejauh ini kami tidak kesimpulan jika ada gangguan kejiwaan,” ungkap Redho.

Hanya saja, lanjut Redho, jika ada perkembangan terbaru terkait dengan kondisi kejiwaan pelaku pihaknya akan melakukan tindakan medis terlebih dahulu.

“Tetapi untuk sementara belum ada yang mengarah ke sakit jiwa. Karena pelaku bilang ini murni dendam,” tegas Redho.

Akibat perbuatannya itu, pelaku saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dan telah diamankan di Mapolres Lombok Tengah.

“Setelah kami periksa tadi, dan pelaku sudah kami periksa dengan status sebagai tersangka,” kata Redho.

Atas hal itu, pelaku dijerat dengan pasal 340 KUHP subsider pasal 338 KUHP junto pasal 351 ayat 3 dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.

“Ini pembunuhan berencana karena pelaku sengaja datang ke rumah korban dengan membawa pisau dari rumahnya,” pungkas Redho.

Seperti diketahui, kejadian pembunuan sadis itu terjadi di rumah korban yang berada di Desa Janapria, Kecamatan Janapria, Lombok Tengah, pada Rabu (15/3) sekitar pukul 09:15 WITA.

Berdasarkan informasi yang dihimpun sebelumnya, diketahui bahwa saat itu terduga pelaku inisial SW (32) sedang bertamu ke rumah korban.

Kemudian saat itu juga, terduga pelaku disambut oleh Kakak korban inisial D (29).

Kakak korban yang mengetahui pelaku datang bertamu, ia bermaksud untuk membuatkan kopi di dapur.

Tidak lama setelah itu, secara tiba-tiba dan tanpa diketahui kakak korban, pelaku masuk ke kamar korban yang saat itu masih tidur dan langsung melakukan penganiayaan terhadap korban.

Mengetahui kejadian tersebut, kakak korban bersama saksi lainnya inisial S, langsung membawa korban ke Puskesmas Janapria untuk ditangani secara medis.

Hanya saja setelah tiba di Puskesmas, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka robek pada bagian leher sebelah kiri sehingga pembuluh darah besar korban putus.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Polisi Tetapkan Pelaku Pembunuh Keji di Lombok Tengah Sebagai Tersangka Previous post Polisi Tetapkan Pelaku Pembunuh Keji di Lombok Tengah Sebagai Tersangka
Pemprov NTB Tegaskan Tidak ada yang Boleh Menjual Lahan Gili TrawanganMataram - Next post Pemprov NTB Tegaskan Tidak ada yang Boleh Menjual Lahan Gili Trawangan