Header AD Image

Kejati NTB Siapkan Calon Tersangka Dugaan Korupsi Tambang Pasir Besi

Bagikan Artikel
Read Time:1 Minute, 27 Second

Mataram – Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB sudah kantongi calon tersangka dalan kasus dugaan korupsi izin tambang pasir besi di kawasan Dedalpak, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur.

“Kalau gambaran pasti sudah ada,” kata Juru Bicara Kejati NTB, Efrien Saputra, Dikuti Edisi Jumat (10/3/23).

Namun pihaknya tidak menjelaskan siapa saja yang akan terseret kasus tersebut karena masih dalam proses penyidikan.

“Nah, kalau soal itu saya belum tahu. Tunggu saja. Semua masih dalam proses penyidikam” tambahnya.

Sebelumnya Kejati NTB juga sudah penggeledahan kantor Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) NTB dan kantor PT AMG di Lombok Timur, pada Kamis (9/3/23).

“Tujuan pengeledahan untuk menguatkan barang-barang bukti,” katanya.

Diketahui Kejati sudah memeriksa sejumlah saksi. Antara lain Bupati Lombok Timur Sukiman Azmy, mantan Bupati Lombok Timur Ali BD, Sekertaris Daerah NTB Lalu Gita Ariadi, hingga Kepala Dinas ESDM NTB Zainal Abidin, serta saksi-saksi lainnya.

Namun sampai saat ini Kejati NTB masih belum mengetahui pasti jenis tindak pidana korupsi yang diusut dalam kasus ini. Antara tindak pidana korupsi ataukah gratifikasi.

“Nanti saja ya, tunggu kalau sudah pasti” janjinya.

Sejauh ini Kejati NTB mengusut dugaan pemberian izin tambang di kawasan Dedalpak, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Tinur tahun 2018-2021 ke PT AMG.

Ada dugaan PT AMG tidak mengantongi rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB). Dokumen itulah yang menjadi dasar penerbitan izin tambang.

Sementara PT AMG sendiri mengantongi izin pertambangan dari Bupati Sukiman Azmy saat menjabat periode pertama, dengan izin tahun 2011.

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Lombok Timur Nomor: 2821/503/PPT.II/2011 tentang Persetujuan Peningkatan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Eksplorasi Menjadi Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi Bahan Galian Pasir Besi (FE) dan Mineral Pengikut di Blok Dedalpak Kecamatan Pringgabaya dan Kecamatan Labuhan Haji dengan luasan lahan yang diberikan sebesar 1.348 hektare.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Sultan Jogja: Gunung Merapi Meletus Akibat Dirusak Tambang Pasir
Polres Lombok Barat Serahkan Sepeda Motor Korban Curamor Kepada Pemiliknya Next post Polres Lombok Barat Serahkan Sepeda Motor Korban Curamor Kepada Pemiliknya