Header AD Image

4 Desa Wisata dengan Hasil Kerajinan Paling Terkenal di Pulau Lombok

Bagikan Artikel

Edisidot.id – Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan salah satu kawasan dengan destinasi wisata populer di Indonesia. Dari gunung Rinjani hingga Gili Trawangan dan yang terbaru kawasan Mandalika lokasi sirkuit balap motor Internasional serta keindahan pantai-pantainya.

Disamping menikmati keindahan alamnya, wisatawan juga dapa membeli oleh-oleh khas Lombok yang beraneka ragam. Mulai dari tenun, mutiara, kerajinan tangan, dan sejenisnya.

Uniknya desa tempat membeli oleh-oleh di Lombok ini juga bagian dari desa wisata yang langsung memproduksi oleh-olehnya sendiri. Disamping membeli oleh-oleh, wisatawan juga dapat melihat langsung proses produksi oleh-oleeh yang ada.

Edisidot.id telah merangkumkan desa wisata  dengan hasil kerjanian paling terkenal di pulau Lombok berikut ini.

1. Desa Adat Sade

Desa Adat Sade merupakan sentra produksi kain tenun dan songket khas Lombok yang sudah terkenal di kalangan wisatawan. Masyarakat Desa Adat Sade adalah orang Sasak yang merupakan suku asli Lombok.

Produk tenun di Desa Adat Sade menggunakan pewarna alami, serta diproduksi menggunakan tangan dan alat tradisional. Selain tenun, wisatawan dapat juga bisa melihat rumah adat Sade yang terbuat dari bambu dan jerami, atau disebut Bale. Rumah adat asli suku Sasak yang terkenal itu.

Desa adat Sade berlokasi di Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Lokasinya tidak jauh dari kawasan sirkuit Internasional Mandalika.

2. Desa Banyumulek

Desa Banyumulek merupakan sentra produksi tembikar atau gerabah terbesar di Lombok yang sudah populer di kalangan wisatawan lokal maupun mancanegara.

Di desa ini paea pengunjung dapat menemukan aneka jenis gerabah sebagai oleh-oleh, dari berbagai ukuran dan bentuk. Bahkan hasil produksi kerajinan gerabah di desa ini telah menembuh pasar internasional sebagai komoditi ekspor.

Desa Banyumulek berlokasi di kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Lokasinya cukup dekat dengan kota Mataram, cukup menempuh sekitar 10km ke arah selatan Mataram.

3. Desa Sekarbele

Desa Sekarbela merupakan sentra kerajinan mutiara dan emas yang teekenal sejak lama di pulau Lombok, sehingga dikenal sebagai Sekarbela Emas Mutiara.

Bahkan produk kerajinan mutiara dan emas di desa ini sudah terkenal hingga mancanegara dan telah menjadi komoditi ekspor provinsi NTB hingga saat ini.

Harga dan kualitasnya pun cukup bersaing dengan produk serupa dari negara-negara lain. Saat melangkah memasuki desa, wisatawan bisa melihat aneka toko kerajinan mutiara dan emas berjajar. Sekarbela berlokasikan di kecamatan Sekabele, pusat Kota Mataram.

4. Desa Sukarara

Selain di Desa Adat Sade, wisatawan juga bisa membeli beragam kain tenun dan songket khas Lombok di Desa Sukarara ini. Hampir semua perempuan di desa ini bisa menenun, bahkan budaya yang dipegang masyarakat disana jika perempuan ingin menikah maka ia harus bisa menenun.

Terdapat toko kecil di depan Desa Sukarara yang menjual oleh-oleh khas Lombok. Mulai dari kain tenun, songket, tas tenun, hingga sapuq khas Lombok. Semua kerajinan tersebut dibuat langsung oleh masyarakat disana.

Sama halnya di desa Sade, di desa ini para wisawatan juga bisa belajar menenum bersama masyarakat setempat. Sukarara berlokasi di Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Lokasinya cukup dekat dengan Bandara Internasional Lombok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jalan Penghubung Desa di Lombok Tengah Rusak Parah, Warga Ancam Pagar Jalan Previous post Jalan Penghubung di Desa Sengkol Lombok Tengah Rusak Parah, Warga Ancam Pagar Jalan
Next post Sultan Jogja: Gunung Merapi Meletus Akibat Dirusak Tambang Pasir
https://permatajingga.com/ Slot Thailand Situs Slot