Header AD Image

Tambang Menyumbang 97 Persen dari Total Ekspor NTB

Bagikan Artikel
Read Time:1 Minute, 46 Second

Nilai ekspor Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Januari 2023 sebesar US$ 258.112.228 mengalami kenaikan sebesar 3,45 persen jika dibandingkan dengan Januari tahun 2022 lalu yang tercatat sebesar US$ 249.503.994. Hasil tambang non migas tetap menjadi yang tertinggi, bahkan pada Januari 2023 angkanya mencapai 97,27 persen dari total nilai ekspor. (BPS NTB 2023).

Sementara jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, total ekspor NTB juga mengalami kenaikan sebesar 11,10 persen, dengan nilai ekspor bulan Desember yang sebesar US$ 232.322.051.

Untuk negara tujuan menunjukkan Cina menjadi negara tujuan dengan nilai ekspor terbesar yaitu US$ 142.949.542 atau sekitar 55,38 persen. Negara kedua dengan nilai ekspor Provinsi NTB Bulan Januari 2023 tertinggi adalah Korea Selatan dengan nilai US$ 73.210.014 atau sekitar 28,36 persen kemudian disusul Filipina yaitu sebesar US$ 39.080.389 atau sekitar 15,14 persen.

Dari data tersebut diketahui bahwa sektor tambang masih tetap menjadi tumpuan pembangunan ekonomi, bahkan jika berkaca pada pertumbuhan ekonomi NTB tahun lalu yang sebesar 6,95 persen ternyata lebih dari setengahnya disumbang oleh sektor tambang dan galian.

Sementara komoditi ekspor seperti gandum, perhiasan, hasil laut, garam, hingga daging jika ditotal jumlahnya kurang dari 3 persen dari total ekspor.

Negara tujuan ekspor kelompok komoditas Barang Galian/Tambang Non Migas pada Bulan Januari 2023 adalah Cina, Korea Selatan dan Filipina.

Untuk ekspor kelompok komoditas Gandum-ganduman ditujukan ke Filipina. Sedangkan ekspor Kelompok Perhiasan / Permata ditujukan ke Hongkong, Jepang, Australia dan lain-lain.

Kelompok komoditas Ikan dan Udang ditujukan ke Amerika Serikat, Puerto Rico, Singapura dan Malaysia serta kelompok komoditas Garam, Belerang, Kapur ditujukan ke Cina, Korea Selatan, Thailand, dan Vietnam.

Berikut ini jumlah dan persentase komoditas ekspor Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Bulan Januari 2023:

Barang Galian/Tambang Non Migas sebesar US$ 251.066.478 (97,27 persen), Gandum-ganduman sebesar US$ 3.788.950 (1,47 persen), Perhiasan / Permata sebesar US$ 1.745.956 (0,68 persen), Ikan dan Udang sebesar US$ 785.310 (0,30 persen), Garam, Belerang, Kapur sebesar US$ 335.036 (0,13 persen), serta Daging dan Ikan Olahan sebesar US$ 146.993 (0,06 persen).

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post VIRAL Video Siswi SMPN 4 Mataram Bolos ke Ka’bah Pakai Seragam Sekolah
Next post Anies Effect, Nasdem NTB Optimis Jadi Pemenang dalam Pileg Mendatang