Header AD Image

NTB Jadi Daerah Paling Rawan Kejahatan di Indonesia, Bali Teraman

Bagikan Artikel
Read Time:1 Minute, 10 Second

Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang tahun 2021 ada 0,98 persen penduduk NTB yang menjadi korban kejahatan menjadikannya yang tertinggi, sedangkan persentase terendah ditemukan di provinsi Bali, angkanya hanya 0,2 persen.

Itu artinya, dari 1.000 orang di NTB ada 10 orang yang mengalami tindak kejahatan.

Sementara untuk kasus ditingkat nasional, BPS mencatat ada sekitar 0,42 persen penduduk indonesia yang menjadi korban tindak kejahatan.

BPS sendiri mendefinisikan ‘korban kejahatan’ sebagai seseorang yang diri atau harta bendanya mengalami/terkena tindak kejahatan atau usaha/percobaan tindak kejahatan seperti pencurian, pencurian dengan kekerasan, pelecehan seksual, penganiayaan, atau lainnya.

Berikut daftar 10 provinsi dengan persentase korban kejahatan tertinggi, atau relatif paling rawan kriminalitas se-Indonesia pada 2021:

1) Nusa Tenggara Barat: 0,98%

2) Bengkulu: 0,97%

3) Maluku: 0,78%

4) Sumatra Utara: 0,74%

5) Papua Barat: 0,73

6) Sulawesi Tengah: 0,63%

7) Sumatra Selatan: 0,57%

8) Nusa Tenggara Timur: 0,57%

9) Kalimantan Utara: 0,57%

10) Sulawesi Utara: 0,57%

Dan ini daftar 10 provinsi dengan persentase korban kejahatan terendah, atau relatif paling aman se-Indonesia pada 2021:

1) Bali: 0,2%

2) Aceh: 0,32%3

3) Jawa Timur: 0,35%

4) Banten: 0,36%

5) Jawa Tengah: 0,37%

6) DKI Jakarta: 0,4%

7) Sulawesi Barat: 0,4%

8) Kep. Bangka Belitung: 0,41%

9) DI Yogyakarta: 0,41%

10) Sulawesi Selatan: 0,41%

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Sambut WSBK, Dispar Persiapkan Wisata Budaya
Next post Hasil Riset, Konsumsi Ganja Meningkatkan Kepuasan Saat Orgasme