Header AD Image

Sekolah Rusak Parah, Peserta Didik SDN Tuban Segala Anyar Lombok Tengah Sekolah di Garasi Mobil

Bagikan Artikel
Read Time:1 Minute, 9 Second

Lombok Tengah – Para Peserta didik di SDN Tuban Segala Anyar, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah selama empat bulan belajar di garasi mobil dikarenakan ruang belajar mereka rusak parah.

Kepala SDN Tuban Segala Anyar, Wirabakti menjelaskan kondisi dari ruang kelas untuk kelas lima dan kelas enam rusak parah sehingga tidak bisa ditempati untuk melakukan proses belajar mengajar.

“Sudah hampir satu tahun kondisinya rusak parah dan tidak pernah mendapat perbaikan,” katanya.

"Kondisi Ruang kelas di SDN Tuban Segala Anyar Lombok Tengah yang rusak parah"
“Kondisi Ruang kelas di SDN Tuban Segala Anyar Lombok Tengah yang rusak parah”

Dengan kondisi yang hampir ambruk, ruang belajar kelas lima dan kelas enam di SDN Tuban tidak terpakai karena khawatir sewaktu – waktu akan roboh.

“Ruangan kelas lima dan enam kita tidak berani dipakai karena kondisi yang rusak parah,” ungkap Wirabakti.

Siswa yang belajar di garasi, merupakan siswa kelas empat karena ruangan kelas empat dipakai belajar untuk siswa lima.

“Ruang belajar siswa kelas enam kita pindah ke ruang kelas dua dan siswa kelas dua kita pindah ke perpustakaan sedangkan siswa kelas empat kita pindah ke garasi mobil,” paparnya.

KepalaSDN Tuban Segala Anyar itu mengaku, kerusakan yang terjadi di dua ruang kelas tersebut terjadi kurang lebih satu tahun.

“Sudah lama rusak tapi kita perbaiki dari dana BOS, kita tambah gentengnya dan kita cat,” tuturnya.

Gedung sekolah SDN Tuban pada posisi ruang kelas enam tersebut, kondisi atapnya melengkung, plafon rusak dan kayu usuknya patah.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Ibarat Tol Laut, Ruas Jalan di Desa Segala Anyar Lombok Tengah Tak Kunjung Diperbaiki
Next post Pramoedya, Sekali Lagi!