Header AD Image

Erick Tohir Buktikan Mampu Tingkatkan Laba BUMN Hingga 30 Triliun

Bagikan Artikel
Read Time:1 Minute, 6 Second

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir kembali menuai keberhasilan.

Dimana tahun 2022 lalu, meski situasi ekonomi global tidak menentu, menteri andalan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini tetap berhasil meningkatkan laba Kementerian yang dikomandoinya.

Tercatat pada kuartal-III 2022, laba Kementerian BUMN berada di angka Rp 155 triliun.

Angka tersebut meningkat 24 persen jika dibandingkan dengan laba di tahun 2021 di angka Rp 124,7 triliun.

“Jadi untuk 2021 kemarin kurang lebih Rp 124,7 triliun. Lalu kalau kita lihat di kuartal III-2022 laba konsolidasi dapat meningkat menjadi Rp 155 triliun,” kata Erick Thohir.

“Jadi artinya sudah terjadi konsolidasi efisiensi dan fokus dari pada pembangunan ekosistem. Hal ini yang terpenting,” lanjutnya.

Ia juga menjelaskan dalam tiga tahun terakhir, termasuk saat Covid-19, tahun 2020 – kuartal III/2022 total kontribusi BUMN kepada negara sebesar Rp1.198 triliun dari pajak, bagi hasil, PNBP, dan dividen.

Nilai tersebut lebih tinggi Rp 68 triliun dari kumulatif 3 tahun sebelumnya yakni 2017 -2019 yang sebesar Rp 1.130 triliun.

“Kinerja laba konsolidasian BUMN serta kontribusi BUMN sudah menunjukkan adanya konsolidasi, efisiensi, dan fokus pembangunan ekosistem,” kata dia.

Dengan ini, Kementerian BUMN di bawah kepemimpinan Erick Thohir memberikan kontribusi lebih besar kepada negara di banding tahun-tahun sebelumnya.

“Kontribusi pendanaan ini dapat menunjang program-program pemerintah yang bertujuan untuk mensejahtrakan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia,” tutupnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Pemancing Asal Lombok Timur Dikabarkan Hilang Terseret Ombak di Teluk Ujung
Next post Tangkap Potensi Desa, Mahasiswa KKN Unram Kelola Buah Pisang Jadi Produk Kripik