Header AD Image

Soal Pemilihan Putri Mandalika, Ketua Pokdarwis Desa Sasak Ende Harapkan Sosok yang Paham Adat dan Tradisi

Bagikan Artikel
Read Time:1 Minute, 21 Second

Lombok Tengah – Pemilihan Putri Mandalika yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah diharapkan mampu menghasilkan sosok figur yang paham dengan adat dan tradisi Suku Sasak.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Pokdarwis Dusun Sasak Ende Tantowi Surahman, pada Selasa (17/1) siang tadi.

“Jangan sampai nanti memilih Putri Mandalika yang tidak tahu asal mulanya dari mana,” tegas Tantowi.

Pria kelahiran Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah itu menjelaskan jika Putri Mandalika merupakan sosok yang mampu mewariskan tahta sosok sang putri.

Mengingat jika Putri Mandalika pada dasarnya ialah sosok yang anggun dan baik hati.

“Jadi otomatis orang yang memang terpilih sebagai Putri Mandalika itu memang harus mewarisi tahta, ataupun sesui dengan namanya,” jelasnya.

Menurutnya, Putri Mandalika merupakan nama yang sangat sakral dan memiliki beban moral dan tanggung jawab yang sangat besar.

“Sehingga jika kami disuruh di sini, kemungkinan kami tidak akan mau, karena itu berat bebannya,” ucap Tantowi.

Di satu sisi, pria cetusan Universitas Airlangga Bali itu berharap sosok Putri Mandalika harus memiliki kepribadian yang baik, sopan dan santun.

“Serta mengetahui segala urutan-urutan tradisi dan budaya Sasak,” lanjutnya.

Pihaknya pun berharap acara tahunan itu dapat diselenggarakan di Desa Sasak Ende.

Hal itu baginya sebagai salah satu tempat yang merepresentasikan bagaimana kehidupan masyarakat Suku Sasak yang sebenarnya.

“Terlebih lagi, disini juga menjadi lokasi dalam menentukan kapan waktu bau nyale (Sangkep Warige),” ucapnya.

Ia juga mengaku jika pihaknya selalu terbuka dengan siapapun yang hendak melakukan kegiatan budaya.

Di sisi lain, ia juga menjelaskan jika Desa Sasak Ende salah satu destinasi budaya yang mengedepankan edukasi.

“Sebab di sini kami sangat terbuka untuk bekerjasama, terlebih yang berkaitan dengan even budaya sasak,” pungkasnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Pol PP Pasang Papan Nama Kepemilikan Lahan di Gili Trawangan
Next post Hakim Cuti, Sidang Putusan Kasus VCS Mahasiswi di Lombok Tengah Masih Ditunda